Selenium

Selenium

Suplemen Bebas dibeli

Apa itu obat ini

Selenium adalah mineral renik esensial yang menjadi bagian dari selenoprotein, termasuk glutation peroksidase dan enzim deiodinase yang mengubah hormon tiroid menjadi bentuk aktifnya. Karena itu selenium digunakan baik untuk mengoreksi defisiensi dari asupan makanan maupun sebagai terapi tambahan pada hipotiroidisme, terutama penyakit tiroid autoimun. Selenium menunjang fungsi enzim tiroid, bukan menggantikan hormon tiroid.

Dosis umum
55–200 mcg
1× sehari
Waktu
Bersama makanan

Digunakan untuk

  • Defisiensi
  • Hipotiroidisme

Yang perlu diketahui saat mengonsumsinya

Diminum bersama makanan, yang lebih lembut bagi lambung dan sesuai dengan cara selenium biasanya diserap dari makanan. Rentang keamanan antara asupan yang memadai dan asupan berlebih luar biasa sempit untuk sebuah mineral, sehingga menumpuk beberapa suplemen atau produk fortifikasi yang masing-masing mengandung selenium merupakan cara utama orang melampaui batas. Antibodi TPO dan TSH adalah penanda yang dipantau selama penggunaan, karena tujuan suplementasi pada penyakit tiroid adalah melihat apakah nilai-nilai tersebut bergerak.

Kapan harus periksa ke dokter

Bau seperti bawang putih pada napas, rasa logam, kerontokan rambut atau kuku, atau mual tanpa sebab yang jelas dapat menandakan selenium berlebih dan perlu dinilai oleh dokter. Palpitasi baru, perubahan berat badan atau kelelahan menunjukkan nilai tiroid perlu diperiksa ulang.

Perlu diketahui

  • Batas keamanan yang sempit

Penanda yang perlu dipantau

Informasi referensi, bukan saran medis. Diskusikan setiap perubahan dengan dokter.