Formoterol
Formoterol adalah agonis beta-2 kerja panjang yang melemaskan otot polos saluran napas, dengan awitan yang cepat namun efek yang bertahan berjam-jam. Digunakan pada asma dan PPOK untuk menjaga saluran napas tetap terbuka sepanjang siang dan malam. Pada asma obat ini merupakan terapi pemeliharaan, bukan pengganti obat pelega yang digunakan tersendiri.
Pada asma obat ini diresepkan hanya dalam kombinasi dengan steroid inhalasi, karena bronkodilator kerja panjang yang digunakan tanpa steroid membiarkan peradangan saluran napas yang mendasarinya tidak tertangani dan memperburuk luaran; inhaler kombinasi ada agar keduanya tidak dapat terpisah secara tidak sengaja. Pada PPOK obat ini juga digunakan tanpa steroid. Denyut jantung yang lebih cepat, palpitasi dan tremor dapat terjadi, dan penyekat beta seperti bisoprolol dan metoprolol bekerja berlawanan dengannya serta dapat mengurangi efeknya. Seperti agonis beta-2 lainnya, obat ini dapat menurunkan kalium darah, sehingga kalium adalah penanda yang perlu diperhatikan.
Sesak napas atau mengi yang makin memburuk meskipun digunakan secara teratur, atau kebutuhan inhaler pelega yang terus meningkat, berarti perlu menemui dokter. Palpitasi yang berkepanjangan, denyut jantung tidak teratur, atau kelemahan dan kram yang nyata juga memerlukan evaluasi.
Informasi referensi, bukan saran medis. Diskusikan setiap perubahan dengan dokter.