Cetirizine
Setirizin adalah antihistamin generasi kedua yang memblokir reseptor H1, sehingga histamin yang dilepaskan selama reaksi alergi tidak menimbulkan gatal, bersin, pilek, dan biduran. Kerjanya di perifer, tetapi menembus ke otak sedikit lebih banyak dibandingkan obat lain di kelasnya. Digunakan untuk gejala alergi, baik musiman maupun sepanjang tahun.
Dapat diminum bersama makanan atau tanpa makanan, dan umumnya diminum pada malam hari karena kantuk merupakan efek yang paling sering muncul dan melewatinya dengan tidur lebih mudah daripada melewatinya sambil bekerja. Alkohol menambah sedasi tersebut dan kombinasi ini sebaiknya dihindari; kehati-hatian yang sama berlaku untuk mengemudi atau mengoperasikan mesin sampai respons masing-masing orang diketahui. Obat penenang dan obat tidur memperkuat efek tersebut dengan cara yang sama. Penyerapannya tidak memerlukan makanan, sehingga waktu minum lebih merupakan soal kenyamanan dan toleransi daripada soal efektivitas.
Kantuk di siang hari yang cukup berat sampai mengganggu mengemudi, pekerjaan, atau kewaspadaan normal merupakan alasan untuk memeriksakan diri ke dokter, bukan untuk terus mengatur sendiri waktu minumnya. Gejala alergi yang tidak mereda, atau yang disertai pembengkakan wajah, bibir, atau tenggorokan, atau kesulitan bernapas, memerlukan pertolongan medis, bukan antihistamin tambahan.
Informasi referensi, bukan saran medis. Diskusikan setiap perubahan dengan dokter.