← Kembali ke semua penanda
Elektrolit dan mineral

Kalsium terionisasi

Referensi umum: 1.13–1.32 mmol/L

Apa yang ditunjukkan hasil ini

Kalsium terionisasi mengukur fraksi bebas yang tidak terikat, yaitu fraksi yang aktif secara fisiologis dalam hantaran saraf, kontraksi otot, dan pembekuan darah. Fraksi ini diatur dari waktu ke waktu oleh hormon paratiroid dan vitamin D. Berbeda dengan kalsium total, fraksi ini tidak bergantung pada albumin, sehingga menggambarkan status kalsium secara langsung.

Belum ada hasil untuk penanda ini.

Nilai tinggi dan rendah

Kalsium terionisasi yang meningkat paling sering mencerminkan jaringan paratiroid yang terlalu aktif atau kelebihan vitamin D dan suplementasi kalsium. Nilai yang menurun paling sering menyertai defisiensi vitamin D, penyakit ginjal kronik, fungsi paratiroid yang rendah, atau penyakit akut seperti pankreatitis atau sepsis. Pemeriksaan ini biasanya diminta ketika kalsium total memberi gambaran yang ambigu, dan dalam situasi tersebut pemeriksaan ini lebih dapat diandalkan di antara keduanya. Penafsirannya merupakan ranah dokter.

Apa yang memengaruhi hasil

Pengukuran ini peka terhadap pH darah: alkalosis, termasuk hiperventilasi sebelum atau selama pengambilan darah, menggeser kalsium ke albumin dan menurunkan fraksi bebas, sedangkan asidosis menaikkannya. Sampel harus ditangani secara anaerob dan diproses segera, dan pemasangan torniket yang berkepanjangan mengubah hasil. Hasilnya dibaca bersama kalsium total, albumin, magnesium, fosfor, vitamin D, dan hormon paratiroid.

Rentang referensi adalah nilai umum untuk dewasa dan bergantung pada laboratorium, metode uji, usia, dan jenis kelamin. Hanya sebagai gambaran, bukan diagnosis — diskusikan hasil dengan dokter Anda.